Pendahuluan
Pertanian irigasi telah memainkan peran vital dalam mendukung ketahanan pangan global. Namun, peningkatan lahan irigasi secara signifikan juga memperburuk tekanan pada sumber air tawar. Pada tanggal 20 Juni 2025, Esri menghadirkan layer baru Global Irrigated Area 2000–2015 di ArcGIS Living Atlas untuk membantu analis memahami bagaimana distribusi lahan irigasi telah berubah sepanjang waktu dan dampaknya terhadap stress air global.
- Apa itu Layer “Global Irrigated Area”?
Layer ini menyajikan peta Area Equipped for Irrigation (AEI), atau luas lahan yang dilengkapi sistem irigasi, dalam rentang tahun 2000, 2005, 2010, dan 2015.
- Resolusi spasial: ±5 menit busur (~10 km).
- Cakupan administratif: mencakup 17.298 wilayah administratif di seluruh dunia.
- Sumber data: gabungan statistik subnasional dari jurnal Nature Water dan berbagai laporan resmi.
Hasil utama: AEI global meningkat dari 297 juta hektar pada tahun 2000 menjadi 330 juta hektar pada 2015—kenaikan sekitar 11% .
- Capaian dan Distribusi Global
Analisis menunjukkan beberapa temuan penting:
- Ekspansi besar di wilayah seperti India barat laut dan China timur laut, sedangkan beberapa negara menunjukkan penurunan AEI, seperti Rusia.
- Stres air: Sekitar 52% ekspansi irigasi terjadi di daerah yang sudah mengalami tekanan air pada tahun 2000—yang dikategorikan sebagai ekspansi tidak berkelanjutan .
- India saja menyumbang 36% dari total ekspansi tersebut .
- Tabel Ringkasan Data Utama
| Indikator | Tahun 2000 | Tahun 2015 | Perubahan (%) |
| AEI Global (juta hektar) | 297 | 330 | +11% |
| Proporsi ekspansi di area stres | — | 52% | — |
| Kontribusi India terhadap ekspansi | — | 36% dari ekspansi | — |
- Penggunaan Layer dalam Analisis GIS
Layer ini tidak hanya visual—melainkan juga analitis, dengan fitur berikut:
- Multidimensional Slicing: Bandingkan kondisi irigasi antar tahun (2000, 2005, 2010, 2015) menggunakan ArcGIS Pro atau Online.
- Overlay Tematik: Gabungkan dengan layer seperti “Crops processing template from Sentinel‑2 Land Cover” untuk melihat tumpang tindih antara area tanaman dan irigasi.
- Zonal Statistics: Gunakan dalam ArcGIS Pro/Online untuk merangkum AEI berdasarkan batas administratif, sehingga memudahkan perbandingan perubahan tiap negara.
- Evaluasi Keberlanjutan: Padukan dengan data global seperti “Blue Water Scarcity” dan “Green Water Scarcity” untuk memetakan area irigasi yang berkelanjutan vs tidak berkelanjutan.
- Dampak Kebijakan dan Keberlanjutan
Analisis ini membantu dalam:
- Strategi pembangunan: Menentukan lokasi ekspansi irigasi optimal—dimana air cukup tersedia.
- Pemetaan risiko: Identifikasi area rentan untuk menghindari eksploitasi air lebih lanjut.
- Dasar kebijakan air: Data ini dapat mendukung regulasi terkait penggunaan air, zonasi lahan irigasi, dan investasi agrikultur berkelanjutan.
- Ketahanan pangan: Memungkinkan pemantauan skala besar perkembangan irigasi seiring peningkatan kebutuhan pangan global.
- Akses dan Implementasi
Pengguna ArcGIS Pro dan ArcGIS Online dapat langsung:
- Menambahkan layer ke project/map,
- Menggunakan tool GIS seperti zonal statistics, efek overlay dan slicing spasial-timely,
- Menggabungkan dengan layer Living Atlas lainnya seperti sumber air bersih dan tutupan lahan.
Sebagai bagian dari ArcGIS Living Atlas, layer ini bebas diakses dan terintegrasi penuh dengan ekosistem ArcGIS.
Kesimpulan
Layer Global Irrigated Area 2000–2015 merupakan inovasi signifikan dalam analisis spasial irigasi dan stres air global. Dengan data kuantitatif dari 2000 hingga 2015, layer ini membantu:
- Mengevaluasi ekspansi irigasi secara spasial dan temporal,
- Mendeteksi area ekspansi tidak berkelanjutan,
- Menyediakan dasar analitis bagi kebijakan dan perencanaan sumber daya air,
- Memungkinkan pemantauan yang lebih baik terhadap hubungan antara lahan irigasi dan ketahanan pangan.
Bagi analis GIS, pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi pembangunan berkelanjutan, layer ini adalah alat penting untuk membuat keputusan berbasis data, mendukung pengelolaan air yang lebih bijak, dan memperkuat strategi pertanian global yang tangguh.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan arcgis indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi arcgis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
