“Menjadikan Waktu Lebih Cerdas di ArcGIS Dashboards: Dukungan untuk DateOnly, TimeOnly, dan TimestampOffset”

Dalam dunia data spasial dan dashboard analitik, representasi waktu yang tepat sangat krusial. Meski data spasial sudah membawa banyak dimensi (lokasi, atribut, relasi), data temporal — “kapan” — menjadi inti narasi yang menghubungkan titik‑titik data menjadi cerita yang bermakna. Namun sampai baru-baru ini, ArcGIS Dashboards hanya mendukung satu jenis bidang waktu: Date, yang mengharuskan setiap nilai tanggal juga punya komponen waktu, serta tidak mempertimbangkan zona waktu. Kondisi ini memaksa para praktisi membuat workaround agar data mereka tampil sesuai konteks — baik untuk kejadian berdasarkan hari, atau untuk data lintas zona waktu.

Dengan pembaruan per Juni 2025, ArcGIS Dashboards kini mendukung tiga jenis bidang temporal baru: DateOnly, TimeOnly, dan TimestampOffset.  Pembaruan ini memungkinkan pengguna menyelaraskan representasi data waktu mereka dengan makna asli data tersebut — dan menyederhanakan alur kerja di dashboard.


Apa yang Baru: Tiga Bidang Temporal

  1. DateOnly
    Gunakan ketika hanya tanggal yang relevan — misalnya tanggal deadline proyek, tanggal kejadian — tanpa memerlukan jam:menit. Dengan bidang ini, data tampil lebih bersih, tidak “terselip” waktu default yang kadang mengganggu pemahaman visual.

  2. TimeOnly
    Berguna ketika hanya waktu dalam sehari yang penting — misalnya jadwal bus, jam operasi, waktu makan siang. Tanpa beban tanggal penuh, data bisa lebih fokus pada pola waktu harian.

  3. TimestampOffset
    Untuk sistem yang mencakup data dari banyak zona waktu, TimestampOffset menyimpan waktu lokal dan selisih dengan UTC (offset). Formatnya seperti YYYY-MM-DDThh:mm:ss±OffsetFromUTC. Dengan ini, data temporal lintas zona bisa dianalisis dan ditampilkan dengan lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Dashboards kini memperbolehkan pengaturan zona waktu: bisa menggunakan zona browser perangkat (device time zone) atau zona tetap yang ditentukan penulis dashboard. Ketika menggunakan TimestampOffset, tampilan waktu akan dikonversi ke zona dashboard, bukan mempertahankan offset aslinya. Untuk menampilkan offset asli, pengguna bisa menyertakan nilai offset asli sebagai string atau menggunakan ekspresi Arcade untuk mengurai kembali info lokal dan offset.


Manfaat dari Dukungan Temporal yang Lebih Cerdas

1. Representasi Data yang Bersih & Bermakna

Sebelumnya, data yang “seharusnya” hanya tanggal pun diwakili dalam format tanggal+waktu, sehingga tabel dan visual bisa tampak berantakan atau memunculkan kebingungan. Dengan DateOnly, kita bisa menampilkan tanggal tanpa tambahan jam:menit yang “semu”. Untuk data waktu harian, TimeOnly memudahkan menampilkan jam tanpa harus menyertakan tanggal yang mungkin kurang relevan.

2. Aggregasi & Visualisasi yang Lebih Tepat

Dalam kasus data seri waktu, kita sering ingin mengelompokkan berdasarkan tanggal (harian, bulanan) untuk mengidentifikasi tren. Dengan pembaruan, bidang DateOnly bisa digunakan sebagai sumbu kategori di chart serial, memudahkan agregasi berdasarkan hari.
Contoh: data PM₂.₅ (partikel halus) yang diukur tiap jam di dua lokasi dapat dirata‑rata per hari dan ditampilkan dalam satu chart untuk perbandingan. Dengan agregasi berbasis tanggal, puncak polusi pada hari tertentu bisa lebih jelas terlihat.

3. Filter Berdasarkan Waktu dalam Sehari

Dengan bidang TimeOnly, dashboard kini bisa memfilter data berdasarkan rentang waktu dalam sehari tanpa menyertakan tanggal. Contoh: jika kita ingin melihat kualitas udara antara jam 09:30 sampai 13:00 (waktu sekolah), kita bisa memfilter dataset menggunakan TimeOnly sehingga hanya data di rentang waktu tersebut yang dianalisis. Hasil chart yang dihasilkan bisa berbeda dan memberikan insight tambahan terkait pola dalam periode khusus.

4. Penanganan Data Multizona dengan Keyakinan

Sebelumnya, jika data datang dari berbagai zona waktu, perbedaan offset bisa menimbulkan kesalahan interpretasi. Dengan TimestampOffset, setiap record menyimpan offset terhadap UTC, sehingga titik waktu tetap dapat dibandingkan secara konsisten. Dashboard kemudian mengonversi ke zona yang ditentukan agar tampilan menjadi konsisten. Untuk menampilkan offset asli, pengguna bisa menyimpan nilai aslinya sebagai string atau memproses melalui ekspresi Arcade.


Tabel Pendukung: Perbandingan Lama vs Dengan Bidang Temporal Baru

Aspek Sebelum (hanya bidang Date) Setelah (dukungan DateOnly / TimeOnly / TimestampOffset)
Kesederhanaan Tampilan Tanggal + waktu default selalu muncul Tanggal atau waktu muncul sesuai kebutuhan (bersih)
Agregasi berdasarkan hari Memerlukan workaround karena waktu ikut terlibat Agregasi langsung menggunakan DateOnly
Filter berdasarkan rentang jam Sulit tanpa menyertakan tanggal Filter langsung berdasarkan TimeOnly
Penanganan lintas zona Bisa salah interpretasi waktu jika ada perbedaan zona TimestampOffset memastikan akurasi lintas zona
Konversi zona tampilan Tidak ada fleksibilitas Zona browser atau zona yang ditetapkan dashboard
Menampilkan offset asli Tidak ada Bisa melalui field string atau ekspresi Arcade untuk mengekstrak
Kebutuhan workaround Tinggi (menyimpan string, manipulasi teks) Minim, alur lebih alami dan langsung

Contoh Kasus & Ilustrasi Penggunaan

  • RS atau institusi medis: menampilkan tanggal masuk dan keluar pasien dalam tabel — dengan DateOnly, kolom menjadi jelas dan tidak memunculkan jam‑menit yang tidak relevan.

  • Pemantauan kualitas udara (PM₂.₅): data tiap jam bisa dirata‑rata harian menggunakan bidang DateOnly sebagai kategori; juga filter berdasarkan jam (TimeOnly) untuk menganalisis kualitas selama jam sekolah, jam sibuk, dsb.

  • Operasi global atau darurat: data kejadian dari berbagai zona bisa disimpan dengan TimestampOffset sehingga dashboard dapat menyajikan waktu dalam satu zona konsisten, tapi tetap tahu offset aslinya jika diperlukan.


Kesimpulan & Rekomendasi

Dengan hadirnya dukungan bidang temporal DateOnly, TimeOnly, dan TimestampOffset, ArcGIS Dashboards kini menjadi lebih fleksibel, intuitif, dan sesuai konteks data. Pengguna tak lagi terkungkung oleh format tanggal + waktu default, yang kadang memicu kebingungan atau memaksa pembuatan workaround.

Pembaruan ini memungkinkan:

  • Data ditampilkan lebih rapi sesuai makna aslinya

  • Agregasi dan chart waktu menjadi lebih natural

  • Filter waktu harian tanpa perlu manipulasi tanggal

  • Penanganan data lintas zona waktu dengan akurat

Jika Anda tengah membangun dashboard di ArcGIS dan memiliki data temporal — baik itu tanggal saja, jam saja, atau data global — sangat disarankan untuk memanfaatkan bidang-bidang baru ini agar tampilan lebih bersih dan analisis lebih dapat diandalkan.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Arcgis Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi arcgis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!