Di dunia pemetaan dan analisis geospasial, waktu adalah salah satu aset terbesar. Setiap menit yang terbuang untuk mencari layer, peta dasar, atau aplikasi yang sering digunakan adalah saat-berharga yang bisa digunakan untuk analisis atau insight yang lebih dalam. Untungnya, dalam ArcGIS Online terdapat fitur sederhana namun sering diabaikan—yaitu Favorites. Seperti yang dijelaskan oleh penulis artikel di blog resmi Esri, ArcGIS Favorites “rule” karena memungkinkan akses cepat ke konten favorit dengan satu klik saja.
Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana fitur Favorites ini dapat menjadi penghemat waktu yang besar, bagaimana cara menggunakannya secara efektif, dan bagaimana organisasi atau pengguna individu dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas pemetaan mereka.
Mengapa Favorites?
Penulis artikel, John Nelson, mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun ia “mengabaikan” fitur Favorites dan terus-menerus mencari ulang konten yang sering digunakan di ArcGIS. Namun ketika akhirnya menggunakan Favorites, ia merasakan manfaat besar: waktu pencarian berkurang drastis, dan akses ke layer atau aplikasi favorit menjadi jauh lebih cepat.
Fitur ini sederhana—menandai (star/favorite) item yang sering dipakai—tapi dampaknya besar:
-
Mengurangi beban mental dan navigasi yang berulang
-
Mempercepat alur kerja ketika membuat peta, aplikasi, atau analisis
-
Menjadikan pengalaman pengguna lebih mulus dan efisien
Bagaimana Cara Menggunakan Favorites secara Efektif
Agar mendapatkan manfaat maksimal, perlu beberapa langkah dan strategi yang baik:
-
Identifikasi konten yang sering digunakan atau strategis
Buat daftar layer peta dasar (basemaps), layer data tematik, aplikasi yang selalu dipakai, atau alat analisis yang sering diakses. Sebagai contoh: layer risiko banjir, layer demografi lokal, atau aplikasi StoryMaps yang digunakan tim internal. -
Favoritkan item-item tersebut
Di ArcGIS Online, ketika Anda menemukan item yang ingin digunakan sering-sering: klik ikon bintang (Add to Favorites) atau melalui menu konteks “Add to Favorites”. Hal ini membuat item tersebut masuk ke koleksi “My Favorites”. Ini berlaku untuk berbagai jenis item: map, layer, aplikasi, dokumen, dan lainnya. -
Gunakan Favorites sebagai pintu masuk cepat untuk pekerjaan Anda
Ketika membuat peta, aplikasi, atau konten lain, alih-alih menelusuri katalog besar, buka tab “My Favorites” atau bagian favorit pada panel “Add Data” atau “Browse”. Dengan demikian Anda langsung memilih item penting tanpa buang waktu. Sesuai artikel: “Give you quick access to your … favorite … layers just a click away.” -
Review dan bersihkan daftar Favorites secara berkala
Seiring waktu, kebutuhan berubah: beberapa item yang dulu sering digunakan mungkin sudah tidak relevan, atau diganti dengan versi yang lebih baik. Lakukan review misalnya kuartalan atau semesteran: hapus item yang jarang dipakai, beri nama yang jelas, dan susun ulang jika perlu. -
Bagikan hasil koleksi favorit dengan tim atau organisasi
Organisasi bisa membuat daftar standar “Favorites” untuk tim GIS atau pengguna non-teknis, sehingga semua memiliki akses ke layer/app penting dengan mudah. Ini bisa menjadi bagian dari strategi tata kelola konten (content governance) agar standar peta, layer, dan aplikasi dipakai secara konsisten.
Manfaat dan Dampak Nyata
Dengan menggunakan fitur Favorites secara efektif, berikut manfaat yang bisa dirasakan:
-
Penghematan waktu: Daripada mencari ulang layer atau aplikasi, pengguna tinggal memilih dari daftar favorit—ini mempercepat workflow dan memungkinkan lebih banyak waktu untuk analisis atau pembuatan konten.
-
Pengurangan frustrasi pengguna: Pengguna (terutama non-GIS) sering terbebani oleh katalog besar atau banyak folder. Favorit menyediakan jalur langsung ke konten yang sudah dikenal dan dipercaya.
-
Standarisasi internal: Dengan tim menggunakan konten favorit yang sama, organisasi dapat memastikan bahwa semua peta dan aplikasi dibangun atas dasar data yang konsisten.
-
Produktivitas tim meningkat: Waktu yang sebelumnya hilang untuk “mencari item” bisa dialihkan ke “menganalisis item”. Sehingga output (peta, aplikasi, insight) bisa lebih cepat dan berkualitas.
-
Pemanfaatan konten Living Atlas atau pihak ketiga lebih maksimal: Ketika menemukan layer di ArcGIS Living Atlas yang bagus, favoritkan secepatnya agar saat dibutuhkan nanti sudah tersedia—tidak perlu mencari kembali. Artikel sebelumnya menyebut hal ini juga.
Tantangan dan Tips Untuk Menghindarinya
Walaupun sederhana, penggunaan Favorites bisa kurang optimal jika tidak diatur dengan baik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Jangan favorit semua saja secara otomatis: Jika favorit terlalu banyak dan tidak relevan, justru daftar akan penuh dan sulit dipakai. Fokus pada apa yang benar-benar sering digunakan atau strategis.
-
Organisasi dan penamaan: Beri nama yang jelas atau gunakan kategori/tags agar saat membuka daftar favorit Anda langsung tahu mana yang untuk proyek ini, mana untuk tim umum.
-
Sinkronisasi atau berbagi antar tim: Pastikan anggota tim tahu bahwa ada daftar favorit yang standar untuk tim, dan bagaimana cara menambah atau menghapusnya agar tetap relevan.
-
Pemeliharaan daftar favorit: Sisihkan waktu rutin untuk mengecek kembali—hapus item yang sudah tak terpakai, ganti dengan versi baru, dan cek bahwa link/item masih aktif (terkadang item favorit bisa dihapus atau berubah URL).
-
Manfaatkan untuk interface pengguna non-teknis: Non-GIS pengguna sering kebingungan dengan banyaknya opsi. Jika Anda favoritkan layer/app penting untuk mereka, Anda bisa mengarahkan mereka langsung ke daftar favorit—membuat pengalaman lebih simpel dan terbimbing.
Tabel Pendukung – Rangkuman Praktik dan Dampaknya
| Praktik Penggunaan Favorites | Penjelasan Singkat | Dampak pada Produktivitas |
|---|---|---|
| Identifikasi konten favorit | Tentukan layer, aplikasi, peta yang sering dipakai | Fokus pada item utama → minimal waktu pencarian |
| Favoritkan dengan cepat | Gunakan ikon bintang/Add to Favorites ketika menemukan item yang bagus | Akses mudah ke item penting → lancar workflow |
| Gunakan tab ‘My Favorites’ saat bekerja | Pilih item dari Favorit alih-alih menjelajah katalog besar | Penghematan waktu nyata dalam membuat peta/aplikasi |
| Bersihkan secara berkala | Hapus item usang, susun ulang, beri nama jelas | Daftar favorit tetap relevan dan mudah digunakan |
| Berbagi favorit dalam tim | Buat koleksi favorit standar organisasi untuk semua | Konsistensi data/peta tim meningkat, onboarding pengguna baru lebih cepat |
Kesimpulan
Walaupun terdengar sederhana, fitur Favorites dalam ArcGIS Online adalah salah satu “penghemat waktu” yang paling undervalued dalam alur kerja geospasial. Dengan hanya beberapa menit mengorganisasi daftar favorit Anda, Anda bisa menghemat waktu berjam-jam di masa mendatang — waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk menghasilkan insight, bukan mencari layer. Seperti yang dikatakan John Nelson: “Favorites rule, and give you quick access to your … favorite … layers just a click away.”
Jika organisasi Anda belum memanfaatkan fitur ini dengan baik, sekaranglah saat yang tepat untuk mulai. Identifikasi konten yang paling sering digunakan, favoritkan, susun dengan baik, dan jadikan daftar favorit sebagai bagian dari alur kerja standar tim Anda. Hasilnya: alur kerja lebih efisien, pengguna lebih bahagia, peta/aplikasi lebih cepat dibuat—dan Anda punya lebih banyak waktu untuk hal yang benar-benar penting.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Arcgis Indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi arcgis.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
